NIAT BAIK

JUJUR

AMANAH

IKHLAS
Tampilkan postingan dengan label SEJARAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SEJARAH. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Maret 2012

Peristiwa2 Besar dihari JUM'AT

Ada beberapa peristiwa yang terjadi pada hari jum’at, antara lain:

• AULLOH menciptakan Nabi Adam ‘alaihissallam dan mewafatkannya.
• Hari Nabi Adam ‘alaihissallam dimasukkan ke dalam surga.
• Hari Nabi Adam ‘alaihissallam diturunkan dari surga menuju bumi.
• Hari akan terjadinya kiamat..

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

“Hari paling baik dimana matahari terbit pada hari itu adalah hari jumat, pada hari itu Adam diciptakan, dan pada hari itu pula Adam dimasukkan ke dalam surga, serta diturunkan dari surga, pada hari itu juga kiamat akan terjadi, pada hari tersebut terdapat suatu waktu dimana tidaklah seorang mukmin shalat menghadap AULLOH mengharapkan kebaikan kecuali AULLOH akan mengabulkan permintannya.” (HR. Muslim).

Jumat, 09 Maret 2012

PERTEMPURAN LAUT ARU

PERTEMPURAN LAUT LAUT ARU Adalah suatu pertempuran yang terjadi dilaut Aru (Maluku) terjadi pada tanggal 15 Januari 1962,Antara INDONESIA VS BELANDA.Awal mula insiden ini terjadi ialah sewaktu dua kapal jenis destroyer,pesawat jenis neptune dan Freyl milik belanda menyerang RI Madjan Toetul (605),RI Madjan Koembang,dan RI Harimau milik INDONESIA mereka saling bertemu pada posisi 04,49 drjt LS dan 135,02 drjt BT.Komodor Yos Soedarso gugur pada pertempuran ini setelah menyerukan pesan terakhirnya yang terkenal { KOBARKAN SEMANGAT PERTEMPURAN}.

Armada INDONESIA di bawah pimpinan Komodor Yos Soedarso yang saat itu tepat berada di RI Madjan Toetul,berhasil melakukan manuver untuk mengalihkan perhatian musuh sehingga hanya memusatkan penyerangan ke RI Madjan saja.Sehingga dua kapal INDONESIA lainnya berhasil selamat.

Hari H untuk pelaksanaan operasi penyusupan adalah Senin, 15 Januari 1962. Pada H minus tiga, semua kapal ALRI telah merapat di rendezvous point di sebuah pulau di Kepulauan Aru. Pasukan yang sudah diturunkan dari Hercules AURI juga sudah diangkut kapal dari Letfuan menuju pulau tersebut. Pada hari pertama di titik itu, pesawat-pesawat Belanda sudah datang mengintai. Hal yang sama terjadi pada H -2 dan H -1.

Hari H pukul 17.00 waktu setempat, tiga kapal mulai bergerak. KRI Harimau berada di depan, membawa antara lain Kol. Sudomo, Kol. Mursyid, dan Kapten Tondomulyo. Di belakangnya adalah KRI Macan Tutul yang dinaiki Komodor Yos Sudarso. Sedangkan di belakang adalah KRI Macan Kumbang.

Menjelang pukul 21.00, Kol. Mursyid melihat radar blips pada lintasan depan yang akan dilewati iringan tiga kapal itu. Dua di sebelah kanan dan satu di kiri. Blips tersebut tidak bergerak, menandakan kapal-kapal sedang berhenti. Ketiga KRI kemudian melaju. Tiba-tiba terdengar dengung pesawat mendekat, lalu menjatuhkan flare yang tergantung pada parasut. Keadaan tiba-tiba menjadi terang-benderang, dalam waktu cukup lama. Tiga kapal Belanda yang berukuran lebih besar ternyata sudah menunggu kedatangan ketiga KRI.

Kapal Belanda melepaskan tembakan peringatan yang jatuh di samping KRI Harimau. Kol. Sudomo memerintahkan untuk balas menembak namun tidak mengenai sasaran. Komodor Yos Sudarso memerintahkan ketiga KRI untuk kembali. Ketiga kapal pun serentak membelok 180o. Naas, KRI Macan Tutul macet dan terus membelok ke kanan. Kapal-kapal Belanda mengira manuver berputar itu untuk menyerang mereka. Sehingga mereka langsung menembaki kapal itu. Tembakan pertama meleset, namun tembakan kedua tepat mengenai KRI Macan Tutul. Menjelang tembakan telak menghantam kapal, Komodor Yos Sudarso meneriakkan perintah, "Kobarkan semangat pertempuran!"

JALESVEVA JAYAMAHE!!!!!!!!!